Di Monas ada HARI TANPA TV

Updated on 1 Feb 2016 @ 16:09 by Editorial Staff | 241 Views

Tahun ini adalah tahun kelima Koalisi Nasional Hari Tanpa TV menyelenggarakan sebuah kampanye sosial. Sebuah ajakan kepada masyarakat untuk mematikan TV-nya satu hari saja. Kampanye itu bernama Hari Tanpa TV 2010 dan penyelenggaraannya jatuh pada Minggu, 25 Juli 2010.

Tidak, kampanye ini bukan bermaksud mengajak masyarakat untuk menjauhi TV dan bersikap antipati terhadap media elektronik ini. Dipelopori oleh Yayasan Pengembangan Media Anak (YPMA) dan Yayasan Kita dan Buah Hati (YKBH), dua buah lembaga masyarakat yang bergerak di bidang anak, kampanye ini bermaksud untuk mengajak masyarakat mengkritisi tayangan TV sehingga terhindar dari dampak negatifnya.

Sebagai ganti dari mematikan TV selama satu hari penuh, Koalisi Nasional membuat kegiatan alternatif di Monas. Kegiatan ini ditujukan bagi anak-anak usia prasekolah dan Sekolah Dasar. Di sana, anak-anak diajak untuk bermain dan bernyani bersama. Selain itu, mereka juga dapat mengkikuti perlombaan yang juga diselenggarakan oleh Koalisi Nasional Hari Tanpa TV.

Yasmin, salah seorang peserta lomba gambar, tampak asyik mengikuti panduan yang diberikan oleh kakak pembimbingnya. Sesekali ia menyeletuk, “Kak, jangan cepet-cepet dong.” Gadis yang datang ke Monas bersama keluarganya itu memang terlihat paling vokal di antara bocah lainnya.

Selain Yasmin, juga terdapat serombongan bocah Taman Kanak-kanak yang menggunakan seragam berwarna oranye. Mereka datang ditemani orangtua dan gurunya. Bersama-sama, mereka mengikuti lomba mewarnai. Beberapa di antara mereka tampak mewarnai dengan sepenuh hati, sementara ada juga yang terkagum-kagum melihat keramaian di sekitar Taman Refleksi-Monas pagi itu.

Pagi itu Taman Refleksi Monas dipenuhi oleh bocah-bocah yang juga memperingati Hari Tanpa TV. Mereka tampak tetap ceria meskipun tidak menonton TV. Bocah-bocah itu justru menikmati kegiatan luar-ruangan yang sedang mereka lakukan di Monas. Selain bermain, mereka juga mendapatkan banyak teman baru. Sekali-kali, mematikan TV itu ada hikmahnya, ya. (Amelia Virginia)

Editorial Staff

Editorial Team at depokita.com