Fun Bareng di Depok Color Run

Updated on 1 Feb 2016 @ 16:09 by Editorial Staff | 377 Views

Depok-Color-Run-2015-Grand-Depok-City-depokita-1

Lebih dari 1.600 peserta ambil bagian dalam Depok Color Run (Minggu, 24/5) yang mengambil lokasi di Boulevard Grand Depok City. Kegiatan yang baru pertama kali dihelat di Kota Depok ini mengharuskan peserta berlari menempuh jarak sekitar 3,5 kilometer. “(Kegiatan) ini juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Depok,” ujar Vidi Muhammad, vice event director, dari CERI Records.

Sempat mundur setengah jam dari jadwal acara, Depok Color Run (DCR) akhirnya dimulai tepat setengah tujuh pagi dengan Zumba bersama sebagai pemanasan. Antusias peserta mulai terasa saat gerakan-gerakan Zumba semakin intens dan sejumlah peserta berdatangan memenuhi lokasi. Tampak anak kecil, remaja, hingga orang tua berseragam putih siap ambil bagian dalam kegiatan olah raga yang fun ini.

Tepat pukul tujuh peserta mulai berlari dari garis start, menempuh jalur yang telah ditetapkan oleh panitia. Tak ketinggalan sejumlah rangers yang dipersenjatai holi water pun sudah siap mengawal peserta lari. Sekitar 300 meter dari garis start, pos zona pertama dengan holi powder merah muda sudah menati para peserta. Panitia menyiapkan lima zona dengan warna yang berbeda dalam event ini.

Dalam kurun waktu setengah jam, beberapa peserta mulai memasuki zona terakhir dengan holi powder kuning. Dua orang di antaranya adalah Adinda (28 tahun) dan Sadam (23 tahun) yang sudah pernah berpartisipasi dalam kegiatan serupa di Jakarta. “Kami sih pingin fun aja bareng,” ungkap Adinda tentang alasannya mengikuti kegiatan ini. “Kalau ada kegiatan lari, kami pasti ikut,” imbuh  Sadam.

Alasan yang sama juga diutarakan oleh Mauren (24 tahun) yang memang menyukai olahraga lari. Baginya selain lari, color run juga fun karena peserta bisa bermain dengan bubuk berwana. Mauren yang datang bersama adik dan sepupunya ini menilai antusias masyarakat cukup tinggi, meski awalnya dia meragukan karena kegiatan ini baru pertama kali di Kota Depok. “Tapi pas ikut ini, bagus juga,” ungkap Mauren.

Panitia penyelenggara CERI Record membutuhkan dua bulan untuk mematangkan konsep dan konten Depok Color Run ini. Menurut Vidi bagian yang paling sukar ketika harus meramu agar konten kegiatan sesuai untuk semua kelompok umur, dari anak-anak hingga orangtua. “Karena kami membaca habit dan selera masyarakat Depok berbeda-beda.”

Ide Depok Color Run sendiri muncul setelah CERI Record melaksanakan kegiatan sejenis di kota-kota lain seperti Madiun dan Tegal, dan tenyata kegiatan ini belum pernah diselenggarakan di Kota Depok. “Mudah-mudahan setelah ini ada teman-teman lain yang ingin bikin event yang sama,” kata Vidi.

Color run sendiri sebenarnya merupakan kegiatan lari sejauh 5 kilometer yang terinspirasi oleh Festival Warna (Hindu Festival of Holi) di India, Nepal, dan Bangladesh yang ditujukan untuk menyambut musim semi. Color run pertama di Indonesia diselenggarakan pada Januari 2014 di Jakarta dan masih menjadi tolok ukur bagi beberapa para peserta Depok Color Run.

Puncak acara pun dimeriahkan dengan melemparkan bubuk berwarna-warni secara kolektif diiringi gempita musik bertempo up-beat. Beberapa peserta mengharapkan kegiatan yang sama dapat digelar lagi di Kota Depok. “Mungkin kalau (lintasan larinya) lebih panjang dan lebih banyak warna, akan lebih bagus,” ungkap Mauren.

Editorial Staff

Editorial Team at depokita.com