Generasi Muda Indonesia Menginginkan Akses Internet dengan Kualitas dan Kecepatan Tinggi

Updated on 4 Jul 2014 @ 22:31 by Editorial Staff | 71 Views

Jakarta, 30 Juni 2014 – Ooredoo, induk perusahaan Indosat, meluncurkan hasil survei online terbaru berjudul ‘New Horizons: Generasi Digital Indonesia’, untuk memberi gambaran tentang perilaku dan aspirasi digital generasi muda di seluruh Indonesia.

Temuan-temuan utama dari studi ini antara lain:

  • 91% generasi muda Indonesia menyatakan bahwa internet semakin mendorong mereka memiliki semangat wirausaha dan 83% berniat, atau sudah mendirikan bisnis online
  • Sembilan dari 10 anak muda di Indonesia optimis tentang prospek mereka di tahun mendatang
  • Ketika ditanya tentang peran teknologi di tengah masyarakat, 95% percaya bahwa teknologi membuka saluran komunikasi yang mendorong perdamaian dan saling memahami dan dengan jumlah persentase yang sama percaya bahwa teknologi menjadi dasar terbentuknya masyarakat modern yang berpikiran maju dan fungsional
  • Dalam hal kemajuan karir, 93% percaya internet memudahkan mereka untuk berburu pekerjaan di luar negeri, sementara 77% secara teratur menggunakan Internet untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan mereka
Internet sebagai sarana untuk kemajuan karir, pendidikan dan pemberdayaan generasi muda Indonesia, menurut Studi “New Horizons” yang dilakukan Ooredoo

Lebih dari 1400 orang pria dan wanita berusia antara 18 dan 30 dari Indonesia berpartisipasi dalam survei online ini dan merupakan salah satu proyek penelitian paling mendalam yang pernah dilakukan terhadap responden. Penelitian ini menyoroti keinginan yang besar akan terwujudnya jangkauan Internet yang lebih luas  dan sikap generasi muda Indonesia terhadap isu-isu ekonomi dan pendidikan, terutama dalam kaitannya dengan mencari pekerjaan dan memulai usaha mereka.

H.E. Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani, Chairman Ooredoo, mengatakan “Generasi muda Indonesia memiliki keinginan yang sangat kuat untuk meningkatkan prospek karir, pendidikan, kewirausahaan dan memperluas wawasan mereka dengan jalan saling terhubung antara satu sama lain dan dengan dunia luar. Penelitian ini menunjukkan bahwa generasi  muda di Indonesia memahami dahsyatnya kekuatan transformatif yang tersedia melalui TIK. Perusahaan, pemerintah dan organisasi perlu menyadari dan menangkap sinyal kreatif ini, dan menemukan cara untuk menjaga keberlangsungannya, sehingga kita bisa sepenuhnya memanfaatkan kontribusi generasi muda demi masa depan Indonesia.”

Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat, mengatakan: “Ini adalah momen yang sangat penting bagi Indonesia karena kita memasuki tahap penting evolusi digital dan tentunya Indosat bangga menjadi bagian tak terpisahkan dalam perjalanan ini. Studi ini sesuai dengan keyakinan kami bahwa TIK berperan penting dalam membantu generasi muda sebuah negara untuk mengidentifikasi peluang dan potensi yang ada. Indosat, bersama Ooredoo, perusahaan induk kami, berkomitmen meningkatkan kehidupan masyarakat dan mendorong pertumbuhan masyarakat di wilayah bisnis perusahaan dan kami berharap temuan studi ’New Horizons’ ini akan membantu kita semua untuk memahami generasi muda Indonesia dengan lebih baik.”

Laporan lengkap dan infografik info dapat diunduh pada mikrositus khusus ooredoonewhorizons.com/Indonesia

Penelitian ini sangat positif tentang potensi manfaat sosial dan ekonomi yang dapat tercipta dari sektor ICT bagi Indonesia dan terdapat kesadaran bahwa Indonesia sedang berada pada “titik penting” evolusi digital. Namun, infrastruktur dasar tetap menjadi hambatan utama bagi terwujudnya berbagai potensi tersebut. Ketika ditanya bagaimana menurut mereka kecepatan koneksi internet yang disediakan oleh operator telekomunikasi, hanya 62% responden yang menganggapnya baik. Dari mereka di lokasi pedesaan, 60% yang memiliki akses internet merasa frustrasi dengan lemahnya cakupan internet dan 82% mengatakan koneksi terasa lambat.

Responden menegaskan bahwa rasa frustrasi ini membuat meraka tidak bisa mengambil keuntungan penuh dari Internet, dengan 91% menyatakan bahwa mereka tidak bisa meluangkan banyak waktu online sesuai keinginan, menunjukkan bahwa mereka tidak diuntungkan sepenuhnya dari manfaat pendidikan, sosial dan karir yang tersedia di Internet.

Yang patut menjadi perhatian dari penelitian ini adalah bahwa, dengan pembangunan infrastruktur yang tepat, TIK memiliki kekuatan untuk memberikan keyakinan dan optimisme baru ke dalam kehidupan generasi muda Indonesia, mendorong mereka untuk secara proaktif meningkatkan kehidupan mereka sendiri. 42% responden masih belum meyakini bahwa mereka sudah mengeluarkan kemampuan penuh mereka, dan 36% melakukan pekerjaan yang tidak mereka inginkan, namun demikian penelitian menunjukkan bahwa Internet bisa menjadi wahana bagi generasi muda Indonesia untuk meningkatkan karir dan diri mereka sendiri, dengan 99% saat ini ingin atau berniat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kerja tertentu secara online.

Diperlukan juga perubahan langkah dalam cara menggunakan teknologi yang dimiliki. Banyak responden mengakui pentingnya menggunakan internet untuk tujuan bisnis (99%), untuk mencari tenaga kerja terampil (96%) dan sumber dana secara online (97%). Namun, ketika ditanya apakah menurut mereka mudah untuk melaksanakan hal-hal semacam itu, sebagian besar mengatakan sulit.

Terkait dengan hal ini, studi ini mengidentifikasi meningkatnya keinginan memiliki ponsel cerdas di seluruh Indonesia, dengan 58% responden menyatakan mereka secara teratur menggunakan ponsel cerdas yang terhubung ke Internet untuk berkomunikasi. Di daerah pedesaan, 60% responden ingin menggunakan ponsel cerdas, atau ingin mengganti telepon seluler standar mereka dalam 12 bulan ke depan. Penggunaan tablet diperkirakan akan meningkat sebesar 8% namun daya serap akan terhambat oleh biaya awal perangkat tablet bagi generasi muda Indonesia yang menginginkan harga murah.

Penelitian ini juga menggarisbawahi adanya perbedaan pandangan utama antara masyarakat pedesaan dan perkotaan, mungkin dikarenakan tren urbanisasi desa-kota dalam beberapa tahun terakhir, sehingga menekan permintaan atas layanan dan menjadi tantangan bagi penyediaan infrastrukturnya. Menariknya, 54% pemuda di wilayah pedesaan menganggap ekonomi semakin membaik dibandingkan dengan 46% responden di wilayah perkotaan. Hal lain yang tersirat adalah adanya perbedaan pada pelayanan perkotaan yakni sebanyak 62% responden di wilayah pedesaan menilai sistem pendidikan mereka sudah baik secara keseluruhan, dibandingkan dengan 54% responden di wilayah perkotaan.

Versi digital laporan lengkap ‘New Horizons – Generasi Digital Indonesia: Sebuah survei Ooredoo untuk aspirasi generasi muda Indonesia yang saling terhubung dapat diperoleh di mikrositus khusus www.ooredoonewhorizons.com/Indonesia

New Horizons: Temuan utama Indonesia

  1. Memberikan Masa Depan Optimistis
    • 90% merasa optimistis akan masa depannya.
    • 91% menyatakan Internet mendorong mereka lebih berjiwa wirausaha.
  2. Dampak dari Infrastruktur
    • 77% responden menilai bahwa kehandalan pasokan listrik sudah baik.
    • 82% menganggap operator telekomunkasi sudah memberikan layanan yang baik.
    • 79% menyatakan Internet yang cepat berdampak besar pada lamanya waktu yang mereka gunakan untuk berinternet demi meningkatkan diri.
  3. Penggunaan Teknologi
    • 80% menghabiskan sekurangnya 2 jam untuk online di hari tertentu.
    • 82% pemilik ponsel cerdas menggunakan aplikasi media sosial.
    • 53% kini melakukan belanja online dan 29% mengatakan berniat belanja online.
  4. Memperluas Cakrawala
    • 95% percaya teknologi menjadi dasar bagi masyarakat yang modern, berpikiran maju, dan fungsional.
    • 68% orang meyakini bahwa Internet dapat membantu mewujudkan lebih banyak pencapaian harian mereka.
    • 48% menyatakan lebih toleran dan memahami orang lain sebagai dampak langsung dari teknologi.
  5. Teknologi yang Memberdayakan
    • 77% responden rutin menggunakan Internet untuk meningkatkan pendidikan mereka.
    • 99% responden sudah atau berniat untuk memanfaatkan Internet untuk meningkatkan keterampilan kerja mereka.
    • 95% sudah atau berniat untuk memanfaatkan Internet untuk mencari peluang kerja.
    • 17% waktu online dihabiskan untuk belajar dan mencari sumber pembelajaran.
  6. Kesetaraan Gender
    • 95% percaya bahwa wanita harus diberi kesempatan kerja yang sama sebagaimana kaum pria.
    • 89% wanita menyatakan bahwa Internet membuat mereka lebih berjiwa wirausaha.
    • 95% wanita percaya teknologi menciptakan peluang bagi generasi mendatang untuk meningkatkan kehidupan mereka.

Editorial Staff

Editorial Team at depokita.com