Earth Hour 2010

Updated on 24 Mar 2010 @ 10:17 by Editorial Staff | 149 Views

Mari kita dukung aksi ubah dunia dalam 1 jam. Earth Hour 2010, Sabtu 27 Maret 2010 pukul 20.30-21.30 waktu setempat.

Siaran Pers: Earth Hour 2010

DKI Jakarta dan 4 Kota Besar Lain Perkuat Aksi Global EARTH HOUR 2010

  • EARTH HOUR 2010 targetkan jangkau lebih dari 1 milyar orang di 5000 kota di dunia
  • 1882 kota di 110 negara telah menyatakan komitmen partisipasi EARTH HOUR 2010

JAKARTA: Untuk kedua kalinya, tahun 2010 adalah momentum bagi Indonesia untuk turut menyuarakan dukungan dalam kampanye global EARTH HOUR. Bersama dengan pemimpin kota C40 – Climate Leadership Group – dan sebagai salah satu negara G20, DKI Jakarta menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi mematikan lampu selama 1 jam, pada hari Sabtu, 27 Maret 2010, pukul 20.30 – 21.30. Hal ini dinyatakan secara resmi oleh DR. Ing. H. Fauzi Bowo, DUTA EARTH HOUR Indonesia, dalam kesempatan Pertemuan Mitra Pendukung dan Konferensi Pers EARTH HOUR 2010 di Shangri-la Jakarta hari ini.

“Sebagai Gubernur Provinsi DKI Jakarta dan DUTA EARTH HOUR Indonesia, saya bersedia menjadi tuan rumah bagi kegiatan ini. Diharapkan EARTH HOUR 2010 dapat berkontribusi menjadikan Jakarta kota yang lebih efisien sekaligus pelopor dalam upaya penanggulangan perubahan iklim. Selain itu, saya juga menghimbau agar pemimpin-pemimpin kota besar lain yang memiliki konsumsi listrik tinggi dapat mendukung partisipasi EARTH HOUR di kota masing-masing dan mereplikasi keberhasilan EARTH HOUR Jakarta.”

Pernyataan dukungan ini merupakan salah satu tindakan nyata Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap kampanye hemat energi dan perubahan iklim global, setelah sebagai bagian dari C40 berpartisipasi di Climate Summit for Mayors di Kopenhagen, December 2009, dan mengeluarkan komitmen pengurangan emisi di Jakarta hingga 30% dari BAU hingga 2030.

Bentuk partisipasi yang ditunjukkan Jakarta adalah komitmen memadamkan lampu di 5 (lima) ikon kota, yaitu:

  • Bundaran HI dan air mancurnya
  • Monas dan air mancur menarinya
  • Gedung Balai Kota
  • Patung Pemuda
  • Air Mancur Patung Arjuna Wiwaha.

Mengikuti kesuksesan yang diraih tahun lalu, telah banyak mitra korporasi WWF-Indonesia, terdiri atas instansi pemerintah dan pihak swasta, telah menyatakan komitmennya terhadap EARTH HOUR dan akan mematikan gedung kantor mereka yang sebagian besar diantaranya berada sepanjang kawasan Sudirman, Thamrin, dan Kuningan. Selain itu, mereka secara sukarela menginformasikan kepada rekanan dan masyarakat dalam jejaring mitra korporasi tersebut.

Tambahan lagi, kelompok pelajar, mahasiswa, dan komunitas di beberapa kota besar Jawa – Bali, seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali, juga menunjukkan antusiasme tinggi untuk berpartisipasi. Bahkan, Walikota Yogyakarta telah menyatakan dukungannya dan bersedia mematikan Tugu sebagai bagian dari ikon kota tersebut.

Fitrian Ardiansyah, Direktur Program Iklim dan Energi, WWF-Indonesia: “EARTH HOUR adalah saatnya mengingatkan masyarakat global pada emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari pembangkit listrik berbahan bakar fosil dan kontribusinya pada perubahan iklim. Sekaligus, mengingatkan masyarakat Indonesia pada konsumsi listrik nasional kita yang masih terfokus di Jawa – Bali sebesar 78% dari total keseluruhan konsumsi listrik nasional, karena 68% konsumennya berada di pulau Jawa-Bali. Bagian Indonesia yang lain mendapatkan porsi yang lebih kecil. Kegiatan 1 hari EARTH HOUR ini adalah aksi simbolis. Faktor terpenting dari keberhasilan penanggulangan perubahan iklim adalah perubahan gaya hidup hemat energi dalam jangka panjang.”

Pada tanggal 16 Maret 2010 lalu, masyarakat Hindu di Bali baru saja merayakan Hari Nyepi yang juga berarti hari tanpa listrik selama 24 jam. Budaya lokal yang telah berlangsung selama beratus tahun ini sebenarnya turut mendukung program penghematan energi dan perubahan gaya hidup.

Dalam kegiatan EARTH HOUR yang bersejarah ini, kita akan melihat ratusan juta manusia berkumpul di taman, jalanan, alun-alun kota, dan rumah di seluruh dunia untuk menyaksikan aksi memadamkan lampu pada ikon kota, nasional, maupun dunia, termasuk gedung-gedung pencakar langit, sambil menikmati atmosfer kegiatan unik EARTH HOUR.

“Apakah hanya bergabung dengan komunitas di alun-alun kota untuk menyaksikan lampu kota yang padam atau menjadi tuan rumah pemadaman lampu di rumah Anda sendiri bersama keluarga dan orang terdekat, saya mendorong setiap orang menjadi bagian dari kesempatan bersejarah di seluruh dunia. Matikan lampu Anda, rayakan bersama planet bumi, nikmati momentum, dan pikirkan masa depan planet tempat hidup kita,” ujar Fitrian. Ubah dunia dalam 1 jam!

Apa yang dapat ANDA lakukan untuk EARTH HOUR 2010:

  1. Klik website resmi EARTH HOUR 2010 Indonesia: www.earthhour.wwf.or.id
  2. Sign-up dengan klik bohlam lampu-nya dan isi formulir
  3. Punya facebook? Join Cause “Dukung EARTH HOUR Indonesia” di http://apps.facebook.com/causes/172882
  4. Twitter (http://twitter.com/EHindonesia) atau selalu tulis #EarthHourIndonesia tiap kali menulis dukungan terhadap EARTH HOUR 2010 ke semua follower.

Editorial Staff

Editorial Team at depokita.com