Ringkasan Acara
Jl. St. Depok Lama No.212, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431, Kota Depok LIHAT PETA →
- Presale IDR 219.000
- Normal IDR 249.000

Di balik pesatnya modernisasi Kota Depok saat ini, tersimpan sebuah jejak sejarah panjang yang berakar sejak akhir abad ke-17. Kawasan Depok Lama merupakan saksi bisu terbentuknya dua belas marga.
Guna merawat ingatan sejarah dan mengenalkan warisan budaya tersebut, operator wisata sejarah Walk Indies menyelenggarakan kegiatan Walking Tour – Tanah Dua Belas Marga (Depok Lama). Acara ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 11 April 2026, dengan titik kumpul (meeting point) di Stasiun Depok Lama pada pukul 08.15 WIB (Group #1) dan 08.45 WIB (Group #2). Kegiatan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 3,5 jam dengan menempuh jarak berjalan kaki kurang lebih 4 kilometer.
Sekilas Sejarah Depok Lama & Dua Belas Marga
Pada akhir abad ke-17, Cornelis Chastelein menyingkir dari hiruk-pikuk kota Batavia akibat pertentangan moral dan politik, lalu membeli tanah di kawasan yang kini dikenal sebagai Depok. Ia membawa serta budak-budak dari berbagai daerah seperti Maluku, Sunda, Bali, hingga Mardjiker.
Mengikuti regulasi VOC di masa itu, budak dapat dimerdekakan apabila memeluk agama Protestan. Sebelum wafat, Chastelein mewasiatkan pemberian tanah komunal kepada keluarga budaknya yang telah merdeka. Keturunan dari budak-budak merdeka inilah yang kelak dikenal sebagai dua belas marga Depok dan mengurus tanah-tanah warisan tersebut melalui sistem presidium.
Rute Perjalanan (Highlights)
Melalui kegiatan walking tour ini, para peserta akan diajak menyusuri area Jalan Pemuda yang menyimpan banyak bangunan cagar budaya. Berikut adalah beberapa titik highlight dalam tur ini:
- Melihat Stasiun Depok Lama yang dibangun oleh perusahaan Staatsspoorwegen, serta tiang telepon era kolonial.
- Mengamati Tugu Peringatan Cornelis Chastelein, dan mendengarkan kisah Presidium Depok Lama.
- Melewati bekas sekolah Europeesche Lagere School (ELS).
- Mengunjungi Gereja GPIB Immanuel Depok (menunggu izin untuk masuk ke dalam).
- Mengamati rumah-rumah kolonial yang masih tersisa di sepanjang Jalan Pemuda.
- Menutup perjalanan dengan snack refreshment di Tante Thea Snoephuis, sebuah kafe bertempat di rumah tempo dulu peninggalan salah satu keturunan Dua Belas Marga Depok.
Bagi yang tertarik untuk ikut dalam kegiatan Walking Tour ini, silakan melakukan pendaftaran dan reservasi tiket melalui situs www.walkindies.com atau dengan mengunjungi tautan pada bio Instagram @walkindies_jakarta.

Lensa Budaya Depok: Merawat Tradisi Lewat Pameran Foto dan Seni di Depok Open Space

Lomba Fashion Show “Mom & Me: Bestie Style” Hadir di Jims Honey Depok, Cek Syaratnya!

Pendaftaran Pemilihan Abang Mpok Depok 2026 Telah Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya!

Awali Pagi Akhir Pekan dengan Vinyasa Yoga di Five Coffee Forest Depok

